Pendidikan Dasar
Pendidikan Dasar mendapat prioritas utama karena menjadi fundamental pengembangan pendidikan selanjutnya. Terjadinya pergantian kepemimpinan di Bidang Pendidikan Nasional, relatif mempengaruhi stabilitas pakem kurikulum pendidikan dasar. Perubahan ke arah lebih baik memang tidak terhindarkan. Akan tetapi mesti disadari bahwa harus ada Pedoman Besar yang mengatur gerak perubahan kurikulum.
Pendidikan dasar yang relatif bagi setiap negara, sangat krusial dalam pola pembentukan karakter formal pada tahap selanjutnya. Etimologi "dasar" merupakan referensi yang sangat jelas dan patut diperhatikan ketika membuat kurikulum. Ada 8 Jenis Kecerdasan manusia yang harus diapresiasikan dalam tingkat pendidikan ini, direferensikan dari Educational Psychology, Robert Slavin. 2009, 117)
- Spasial-visual,
kecerdasan yang berhubungan dengan penyimpulan spasial dan visualisasi dengan menggunakan pikiran. Penyimpulan spasial digunakan untuk memusatkan dan membagi-bagi perhatian pada suatu hal, kemudian menyimpulkan dan menguraikannya. Sederhananya, kemampuan untuk menyelesaikan suatu puzzle. Seiring dengan visualisasi yang memberikan pikiran kesimpulan atas suatu hal yang dirasa, diraba, maupun dilihat.
Karir yang sesuai: artis, desainer, dan arsitek
- Linguistik,
berhubungan dengan kata-kata, menulis, dan membaca. Orang yang memiliki kecerdasan linguistik mengaktualisasikan dirinya melalui kata-kata dan bahasa. Mereka memiliki kemampuan yang baik dalam membaca, menulis, bercerita, mengingat kata-kata dalam kurun waktu yang lama. Kecenderungannya metode pembelajaran terbaik untuk kecerdasan ini melalui membaca, membuat catatan, dan mendengarkan pelajaran serta berdiskusi dan berdebat tentang apa yang dipelajari. Kecerdasan linguistik memudahkan pemahaman akan bahasa asing dan sangat familiar dengan ingatan akan verbalisasi dan kemampuan untuk mengerti dan memodifikasi struktur dan tata bahasa.
Karir yang sesuai: pengajar, penulis, language organizer (LO), penterjemah, diplomatik.
- Logika-matematika,
berkaitan dengan logika, abstraksi, perumusan, dan angka-angka. Kecerdasan ini diasumsikan dengan bakat yang brilian dalam matematika, permainan catur, pemrograman komputer atau aktivitas yang berhubungan dengan logika angka; Sangat akurat dalam mendefinisikan letak dengan mudah pada kemampuan matematika tradisional dan kemampuan perumusan/ pengenalan bentuk-bentuk abstrak, pemikiran ilmiah, dan investigasi, serta kemampuan untuk menyelesaikan perhitungan yang kompleks. Kecerdasan ini sangat berhubungan dengan konsep tradisional dari IQ.
Karir yang sesuai: ilmuwan, programmer, rekayasa teknik, investigator, litbang.
- Jasmani-kinestesis;
Teorinya, orang yang memiliki Kecerdasan Jasmani-Kinestesis lebih baik belajar sesuatu yang berhubungan dengan pergerakan fisik/ otot (contohnya: berlatih dan akrab dengan kegiatan meningkatkan pengalamannya) dan secara umum baik dalam kegiatan fisik seperti berolahraga dan menari. Mereka sangat menikmatinya, dan secara umum sukses dalam bidang bangunan dan pembuatan suatu barang. Kecendrungannya, lebih baik baik belajar dengan berkegiatan dari pada membaca atau mendengarkan. Oleh karenanya, mereka memiliki ingatan-otot (muscle memory) yang baik, yang sering disebut dengan refleks.
Inti dari kecerdasan tubuh-kinestesis ini adalah kontrol atas pergerakan tubuh dan kemampuan untuk menangani suatu objek dengan cermat, tepat, dan baik. Hal ini berhubungan erat dengan ketepatan waktu dan kesan yang jelas atas tujuan dari kegiatan fisik serta terlatih dalam memberikan respon.
Karir yang sesuai: olahragawan, penari, pilot, musisi, aktor, builder, polisi, and tentara.
- Musikal,
berhubugan dengan sensitifitas yang baik terhadap suara, ritme, tone, dan musik. Orang yang memiliki Kecerdasan Musikal, memiliki tingkatan suara yang baik dan dapat juga diketemukan yang sangat sempurna, dan mampu untuk bernyanyi, bermain alat musik, dan menciptakan lagu/ atau menggubahnya. Pendengaran yang baik pun biasanya ikut serta ada dalam area kecerdasan ini sehingga mereka baik bila belajar melalui mentor atau pun kursus untuk meningkatan performa kecerdasannya. Dalam beberapa kasus, kecerdasan musikal sangat berkaitan dengan kemampuan berbahasa karena presentasi kemampuan musikal juga melingkupi faktor verbalisasi, contohnya dalam menciptakan lagu dan menyanyikannya.
Karir yang sesuai: komposer, penggubah musik, penyanyi, disc jockey (DJ), musisi, konduktor orkestra.
- Interpersonal,
berhubungan dengan kemampuan untuk berinteraksi dengan orang lain. Teorinya, mereka yang memiliki Kecerdasan Interpersonal, cenderung berkarakter extrovert dan ditandai dengan sensitif terhadap mood, perasaan, temperamen, dan motivasi dari orang di sekitarnya; dan memiliki kemampuan untuk bekerja sana dalam hal tertentu dan menjadi bagian dari suatu tim. Orang dengan Kecerdasan Interpersonal sangat mudah berempati dengan orang lain dan efektif dalam berkomunikasi. Oleh karenanya, mereka sangat aktif terlibat dalam diskusi dan debat, serta dapat menjadi pengikut atau pun pemimpin yang baik.
Karir yang sesuai: sales, politisi, manajer, direktur, guru, dan pekerja sosial.
- Intrapersonal
Kecerdasan Interpersonal berhubungan dengan kemampuan berintrospeksi dan refleksi. Orang yang memiliki kecerdasan ini cenderung memiliki intuisi dan introvert. Mereka mampu dalam mengartikan perasaan-perasaan dan memotivasi diri sendiri serta sangat baik dalam pemahaman pada diri sendiri; tentang apa yang menjadi kekuatan atau kelemahannya, apa yang membuat diri sendiri unik, dan juga dapat memprediksikan emosi dan reaksi dari dalam dirinya; bertipe pekerja yang lebih suka seorang diri dalam menyelesaikan segala sesuatu.
Karir yang sesuai: filsuf, psikitater, teolog, lawyer, penulis.
- Naturalistik & Eksistensial,
Kecerdasan Naturalistik berhubungan dengan pengenalan dan pemahaman informasi yang diperoleh dari alam dan lingkungan sekitarnya. Sedangkan eksistensi merangkum komtemplasi atau permenungan atas fenomena atau pertanyaan atas data-informasi dari alam dan lingkungan. Kecerdasan ini sangat didukung oleh kemampuan spiritual dan religius yang dimiliki.
Karir yang sesuai: naturalis, pertanian, kehutanan, kelautan, zoo-park, dan pertamanan
Selayaknya, mata pelajaran-mata pelajaran di tingkat pendidikan dasar merupakan representatif dari kedelapan macam kecerdasan manusia. Beberapa mata pelajaran yang merepresentasikan pengembangan untuk kecerdasan manusia, sebagai berikut:
- Bahasa
- Matematika
- Pendidikan Jasmani
- Pendidikan Seni
- Puzzling
- Budi Pekerti
- Kontemplasi/ Meditasi/ Refleksi
Pendidikan Menengah
Pada tahap pendidikan menengah, kurikulum berubah hanya ditujukan pada penambahan fitur di ke-7 mata pelajaran pendidikan dasar. Tidak efektif jika melangkah terlalu jauh dari pola penciptaan karakter.
Dengan kata lain, pendidikan menengah menjadi wadah untuk mempersiapkan siswa untuk pendidikan tinggi. Jika Sekolah Menengah Tingkat Pertama (SMTP) berada pada tahap pengenalan teori dasar maka Sekolah Menengah Tingkat Atas (SMTA) merupakan ajang para siswa untuk mulai melakukan kegiatan praktis, salah satunya praktikum dasar.
Pendidikan Tinggi
Tahap pendidikan tinggi menentukan karakter ilmu dan keahlian yang sesungguhnya harus dimiliki oleh mahasiswa. Ini adalah tahap penyempurnaan dalam penguasaan bidang ilmu dan aplikasinya dalam kehidupan, terutama pada dunia kerja secara formal.
Jika pendidikan menengah di SMA sudah mencapai tingkat praktikum dasar dan pengenalan dasar-dasar teori, maka pada pendidikan tinggi, mahasiswa diidealkan untuk menempa diri secara proaktif untuk penguasaan bidang ilmu dengan kompetensi pada dunia kerja.
Mastering
Mastering merupakan tingkat pendidikan keahlian yang memfokuskan diri pada satu tesis tertentu yang baik secara ilmiah maupun praktis dapat diterima oleh civitas akademika dan masyarakat awam.
Seorang Master/ Magister harus bisa mengaktualisasikan ilmu dan kompetensinya dengan tesis yang dibuat, juga memiliki kemampuan menyederhanakan agar dapat ditelaah oleh masyarakat awam. Bukan detail-detail dalam thesisnya, tetapi upaya menciptakan kondisi-kondisi agar nilai/ value yang ada dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.